Dr. A. Ahmad Ginanjar Sya’ban untuk kesekian kalinya kembali berkunjung ke Ma’had Aly Amtsilati. Kedatangan beliau kali ini ditemani oleh Dr. Ahmad Ubaidillah yang berasal dari negara tetangga, Singapura.
Selain berkunjung ke Ma’had Aly Amtsilati, beliau berdua juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, yakni K.H. Taufiqul Hakim. Pertemuan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, di Gedung Pasujudan tersebut diawali dengan pra acara dari grup rebana El Falah Amtsilati.
Setelah para tamu dan K.H. Taufiqul Hakim hadir di Gedung Pasujudan, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, kemudian demonstrasi Amtsilati dan Fathul Ajib Kholis.
Fathul Ajib Kholis sendiri adalah metode cara cepat baca kitab Fathul Qorib yang menggabungkan bahasa Jawa, Indonesia, dan Inggris dalam memberikan makna pada lafaz-lafaz Arab tersebut. Prof. Ginanjar dan Dr. Ubaidillah menyaksikan langsung demonstrasi para santri yang masih berusia sangat muda.
Dr. Ginanjar menuturkan kedatangannya ke Amtsilati untuk menemani Dr. Ubaidillah, seorang ulama dan dosen muda di universitas Islam pertama di Singapura yang menjadi dewan perwakilan agama Islam Singapura serta penerjemah muda di Singapura.
Dr. Ubaidillah sedang menimba keberkahan mata air pesantren di Indonesia, apalagi di Amtsilati yang menjadi menara penting pendidikan kitab kuning.
Dalam sesi demonstrasi Fathul Ajib Kholis, Dr. Ubaidillah sempat berbisik kepada Dr. Ginanjar, ’’anak-anak kecil ini kalau ke Singapura langsung jadi syaikh ini,’’ tutur beliau saking terkagumnya dengan keahlian santri yang bisa membaca Fathul Qorib dengan bahasa Inggris. Beliau berharap metode ini bisa dikembangkan dan Amtsilati bisa menjadi kiblat Islam internasional.
Bahkan, saking terkagumnya Dr. Ubaidillah terhadap anak-anak demonstrasi tersebut, ia tidak menyebut sebagai calon ulama, tetapi sebagai ulama muda.
Sesi selanjutnya yaitu sambutan dan mauizah hasanah K.H. Taufiqul Hakim. Yai Taufiq memberikan ucapan selamat datang kepada Dr. Ginanjar dan Dr. Ubaidillah serta menceritakan perjuangan beliau saat mondok dan awal mula membuat Amtsilati. Setelah itu, beliau memperkenalkan kitab As-Shifatul Madzmumah dan As-Shifatul Karimah sebagai bagian dari pendidikan pembentukan karakter mulia.
Yai Taufiq menekankan ’’dengan metode Fathul Ajib Kholis ini akan mencetak generasi emas bukan generasi lemas,’’ tutur beliau.
Setelah sesi sambutan dan mauizah hasanah selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Dr. A. Ahmad Ginanjar Sya’ban, Dr. Ahmad Ubaidillah, K.H. Taufiqul Hakim, serta para santri yang mengikuti kegiatan berfoto bersama sebagai dokumentasi atas kunjungan dan silaturahmi tersebut.
Setelah sesi foto bersama, acara kemudian ditutup dengan doa penutup. Doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta sebagai harapan agar silaturahmi dan kunjungan tersebut membawa keberkahan bagi Ma’had Aly Amtsilati, Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, serta seluruh pihak yang hadir. Dengan doa tersebut, rangkaian kunjungan Dr. A. Ahmad Ginanjar Sya’ban dan Dr. Ahmad Ubaidillah di Ma’had Aly Amtsilati resmi berakhir.
Oleh : Muhammad Faza Fauzan Azhima
Editor : Mohammad Hizbullah

