Asah Kemampuan Berbahasa, UKM dan DEMA Ma’had Aly Amtsilati Gelar Lomba Khitobah Bahasa Arab

Jum’at (26/06/2026), DEMA dan UKM Ma’had Aly Amtsilati menggelar lomba khitobah bahasa Arab dalam rangka FORSAMA (Festival Olahraga, Seni, dan Akademik Ma’had Aly Amtsilati) yang bertempat di Gedung Ma’had Aly Amtsilati.
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasantri aktif Marhalah Ula dengan mendelegasikan maksimal dua peserta dari setiap semester. Lomba ini menjadi salah satu upaya untuk mengasah kemampuan berbahasa Arab, khususnya dalam maharah kalam, serta melatih kepercayaan diri mahasantri dalam menyampaikan pidato di hadapan publik.
Rangkaian perlombaan diawali dengan pengundian nomor urut peserta. Setelah itu, panitia membacakan petunjuk teknis lomba, kemudian setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato menggunakan bahasa Arab sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Meskipun terdapat beberapa peserta yang tidak dapat hadir, perlombaan tetap berlangsung dengan lancar dan tertib. Sebelum perlombaan dimulai, para peserta tampak mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk menyampaikan khitobah bertema “Peran Teknologi terhadap Akhlak Pelajar” dengan gaya dan penyampaian yang berbeda-beda.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan dua dewan juri, yaitu Ibu Almathoroh, M.Hum. dan Ustazah Syarifah Rohmatul Maula, S.Ag., M.Pd. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek penting, di antaranya fashahah dan qawaid, gaya bahasa, isi pidato, retorika penyampaian, serta adab dan sikap peserta.
Panitia lomba sekaligus anggota UKM Ma’had Aly Amtsilati, Ayu Choerunnisa, menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai wadah bagi mahasantri yang memiliki minat dan bakat di bidang khitobah bahasa Arab.
“Meskipun tidak semua peserta dapat hadir, saya merasa senang atas terlaksananya lomba khitobah bahasa Arab ini. Selain menjadi bagian dari tugas saya sebagai anggota UKM Bahasa, kegiatan ini juga dapat menjadi wadah bagi mahasantri yang memiliki bakat dan minat di bidang khitobah,” ujarnya.
Salah satu peserta lomba mengungkapkan kesannya selama mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, lomba khitobah bahasa Arab menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan persiapan matang.
“Jujur, saya merasa deg-degan karena harus menyampaikan pidato menggunakan bahasa Arab dan takut tiba-tiba lupa teks. Namun, dari kegiatan ini saya jadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar serta melatih kemampuan berbicara bahasa Arab,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasantri Ma’had Aly diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Arab, khususnya dalam aspek maharah kalam.

Oleh: Femi Nurafifah

Share the Post: